Sudah upayakan negosiasi dengan Irfan Ardiansyah, Tri Firdaus heran: Tidak usulkan konsep tapi tolak saran
2 menit baca Sumber: hops.id
JAKARTA - Ketua Umum Ikatan Notaris Indonesia (INI) Hasil Kongres XXIV, Tri Firdaus Akbarsyah mengaku telah mengupayakan negosiasi dengan kubu Irfan Ardiansyah terkait dualisme kepemimpinan di INI. "Saya sama Irfan itu sebelumnya sudah berapa kali ketemu. Sudah berapa kali ketemu. Tapi tanggal 23 Desember itu dipertegas lagi oleh Pak Dirjen. Kita ketemu, kita makan siang. Dikasih kesempatan 15 hari. 14 hari dikasih kesempatan untuk negosiasi," ungkapnya dilansir dari kanal YouTube Cumicumi pada Rabu, 12 Februaru 2025. Dalam pertemuan tersebut, baik kubu Kongres XXIV dan KLB sama-sama berdiskusi untuk mencari titik temu. Namun, Tri Firdaus mengklaim bahwa pihak KLB tidak kooperatif dengan tidak memberi usulan jalan tengah.
"Dari pihak Kongres itu mengusulkan 2 orang. Dari pihak KLB juga mengutus 2 orang untuk negosiasi. Lalu, tanggal 9 mereka ketemu dari pihak Kongres memberikan konsep. Ini loh, saya maunya begini, kongres legal."
Kubu KLB justru menyatakan keberatan dengan usulan dari kubu Kongres XXIV tanpa mengusulkan konsep jalan tengah. "Mana konsepmu? Ya sudah, nanti saja. Konsepnya nanti saja. Nanti kita kirim. Ditunggu 1 hari, 2 hari, 3 hari. Tidak ada konsep yang muncul, tau-tau tanggal 14 mereka kirim surat, kami tidak bersedia. Hanya tidak bersedia dengan konsep yang Anda tawarkan. Maunya apa?"
"Karena tidak ada konsep. Maunya apa enggak tahu. Tanggal 16 keluar SK dari Dirjen. Mestinya kan paling tidak ada negosiasi. Dari pihak Kongres membawa konsep, dari pihak KLB juga membawa konsep. Konsep ini dibahas, sehingga cari solusi, keluarlah suatu hasil, resume, yang itu yang kita akan usulkan kepada Dirjen. Tapi nyatanya enggak ada sama sekali." Tri Firdaus mengaku terbuka untuk negosiasi dengan kubu KLB dan segenap pengurus lainnya untuk mencari solusi dualisme kepemimpinan yang masih berlangsung. "Oke lah, ini sama-sama teman. Kita ranggul. Eh, kalau mau jadi pengurus, ayo sama-sama lah. Saya juga tidak akan selamanya menjadi pengurus."
"Saya nggak gila jabatan bener lah. Tapi hanya ingin menjaga ADART ini. Kalau mau jadi pengurus, oke, ayo kita gabung sama-sama. Kita mengajukan konsep," ungkapnya.