Semangatnya tak Surut meski Sudah 27 Tahun Berkarier, Tri Firdaus Akbarsyah masih ingin Raih hal ini di Dunia Notaris
2 menit baca Sumber: hops.id
JAKARTA - Tri Firdaus Akbarsyah merupakan salah satu notaris senior di Indonesia yang pengalamannya tak perlu diragukan lagi. Pasalnya, Tri Firdaus Akbarsyah sudah menjadi notaris sejak tahun 1998 yang artinya sudah 27 tahun berkarier di dunia kenotariatan. Tentu sudah banyak pencapaian dan prestasi yang diraih olehnya. Namun, rupanya Tri Firdaus Akbarsyah tak ingin berpuas diri.
Beberapa waktu lalu, ada hal yang masih ingin dicapai oleh pria yang akrab disapa TF ini.
"Karena saya sudah di dunia notaris, saya ingin mempertahankan. Notaris ini kan peninggalan zaman Belanda, Latin. Dan dunia notaris ini dunia yang spesifik. Bukan profesi-profesi pada umumnya.". Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) periode 2023-2026 ini ingin membuat dunia notaris Indonesia maju dengan aturan yang lebih jelas.
"Nah, saya ingin bahwa dunia notaris Indonesia ini maju, aturan-aturannya jelas, dan semua bisa bekerja dengan baik," tuturnya. "Itu cita-cita saya bahwa aturannya, kayak sekarang ini UJN, itu harus kita perbaiki, gitu loh," tambah Firdaus lagi. Menurutnya, Undang Undang Jabatan yang terakhir diubah pada tahun 2014 sudah tidak relevan lagi untuk saat ini.
"Undang-undang jabatan, karena sudah 10 tahun ya terakhir 2014, udah tidak (relevan), sekarang 2025, 11 tahun, itu harus ada perubahan," pungkasnya. Sekadar informasi, Tri Firdaus Akbarsyah merupakan lulusan Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 1995 dan sudah diangkat menjadi notaris pada tahun 1998.
Firdaus sudah aktif di organisasi Ikatan Notaris Indonesia (INI) sejak tahun 2006.
Lalu, ia menjabat sebagai Sekjen pada tahun 2016 dan terpilih menjadi Ketua Umum INI periode 2023 - 2026. Tak hanya berkiprah di nasional, Tri Firdaus juga berprestasi di kancah internasional. Ia menjabat sebagai Presiden Komisi Asia -UINL untuk periode tahun 2023.
Komisi Asia UINL ini terdiri dari 9 negara, yakni Indonesia, China, Jepang, Korea Selatan, Mongolia, Vietnam, Lebanon, Uzbekistan, dan Kazakhstan. Pria kelahiran Palembang ini juga memiliki organisasi yang bergerak di bidang edukasi hukum bernama TF Law Center.